Festival Nuswantara

Nuswantara Festival hadir sebagai ruang temu budaya yang mempertemukan pelajar, mahasiswa, seniman, komunitas budaya, dan masyarakat umum dalam satu rangkaian kegiatan yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui dialog kebudayaan, pertunjukan seni tradisional, parade budaya, lomba-lomba kreatif, pameran wastra, keris, wayang, dan topeng, festival ini diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari jati diri bangsa

Maksud & Tujuan

Festival Nuswantara

Dengan mengusung tema “Wirama Nusantara: Kompetisi Rasa, Simfoni Budaya”, Nuswantara Festival diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat identitas budaya nasional, meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap peran budaya dalam hubungan internasional, serta membangun citra Indonesia sebagai bangsa yang kaya budaya, kreatif, dan berdaya saing di tingkat global.

Seminar

Dialog Kebudayaan

Dialog Kebudayaan Nuswantara Festival merupakan wadah edukatif dan inspiratif yang bertujuan untuk memperluas wawasan generasi muda mengenai pentingnya merawat, melestarikan, serta menjaga relevansi budaya Indonesia di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat. Di era modern saat ini, budaya tidak hanya menghadapi tantangan dalam pelestarian, tetapi juga dituntut untuk tetap mampu beradaptasi dan diterima oleh generasi masa kini maupun mendatang tanpa kehilangan nilai dan identitasnya.

Melalui kegiatan ini, Nuswantara Festival menghadirkan para narasumber dari berbagai latar belakang dan perspektif, seperti akademisi, praktisi budaya, komunitas kreatif, hingga tokoh pelestari budaya, yang akan membagikan pengalaman, wawasan, dan gagasan mengenai upaya menjaga keberlangsungan budaya Indonesia. Dialog Kebudayaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian, kecintaan, serta semangat generasi muda untuk turut mengambil peran dalam melestarikan kekayaan budaya Nusantara.

Workshop Kebudayaan

Tarot

Sesi Tarot dalam rangkaian Nuswantara Festival merupakan ruang interaktif yang bertujuan untuk memperkenalkan tarot sebagai media refleksi diri, simbolisme, dan eksplorasi perspektif di tengah perkembangan budaya modern. Melalui sesi ini, peserta diajak untuk memahami tarot tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pengenalan diri dan ruang diskusi yang edukatif serta terbuka.

 

Kerajinan Dari Tanah Liat

Kerajinan Tanah Liat dalam rangkaian Nuswantara Festival merupakan kegiatan kreatif dan edukatif yang bertujuan untuk mengajak peserta mengenal serta mencoba secara langsung proses pembuatan karya dari tanah liat sebagai salah satu bentuk seni kerajinan tradisional. Kegiatan ini hadir sebagai ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya lokal Indonesia.

Meditasi

Sesi Meditasi dalam rangkaian Nuswantara Festival merupakan kegiatan reflektif dan menenangkan yang bertujuan untuk membantu peserta mengenal pentingnya menjaga keseimbangan pikiran, emosi, dan ketenangan diri di tengah aktivitas serta perkembangan zaman yang semakin dinamis. Kegiatan ini hadir sebagai ruang untuk beristirahat sejenak, meningkatkan kesadaran diri, serta membangun ketenangan batin melalui praktik meditasi yang dipandu secara interaktif.

Membatik

Sesi Membatik dalam rangkaian Nuswantara Festival merupakan kegiatan kreatif dan edukatif yang bertujuan untuk memperkenalkan seni membatik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan identitas budaya yang tinggi. Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk mengenal proses pembuatan batik sekaligus merasakan pengalaman langsung dalam menciptakan motif batik secara kreatif dan interaktif.

Pertunjukan Kebudayaan

Lompat Batu

Budaya Lompat Batu atau Fahombo merupakan salah satu tradisi khas masyarakat Nias yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi simbol keberanian, ketangkasan, serta kedewasaan seorang laki-laki. Tradisi ini dilakukan dengan melompati susunan batu setinggi kurang lebih dua meter menggunakan teknik dan persiapan khusus.

HIMAHI Budi Luhur University menghadirkan pertunjukan Lompat Batu dari Nias sebagai bentuk upaya memperkenalkan serta melestarikan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda. Melalui pertunjukan ini, diharapkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat mempelajari nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur suku Nias kepada para penerusnya sehingga tradisi ini tetap terjaga, dikenal, dan terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas, termasuk mahasiswa internasional, agar budaya Nusantara semakin dikenal hingga ke tingkat global.

Debus

Pertunjukan Debus merupakan salah satu kesenian tradisional khas Banten yang menggabungkan unsur budaya, seni pertunjukan, serta nilai spiritual dan keberanian. Debus dikenal melalui atraksi ketangkasan yang menampilkan kemampuan seseorang dalam menghadapi benda tajam atau berbagai aksi ekstrem tertentu sebagai simbol kekuatan, ketahanan diri, dan disiplin.

HIMAHI Budi Luhur University menghadirkan pertunjukan Debus sebagai bentuk upaya memperkenalkan serta melestarikan salah satu warisan budaya tradisional Indonesia kepada generasi muda. Melalui pertunjukan ini, diharapkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat mengenal lebih dalam nilai sejarah, filosofi, dan keberanian yang terkandung dalam budaya Debus sehingga tradisi ini tetap terjaga dan terus diwariskan kepada generasi selanjutnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada masyarakat luas, termasuk mahasiswa internasional, agar budaya Nusantara semakin dikenal di tingkat global.

Kuda Lumping

Pertunjukan Kuda Lumping merupakan salah satu kesenian tradisional khas Jawa yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kekayaan budaya Nusantara. Kesenian ini memadukan unsur tari, musik tradisional, serta atraksi budaya yang mencerminkan semangat, keberanian, dan kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi leluhur.

HIMAHI Budi Luhur University menghadirkan pertunjukan Kuda Lumping sebagai bentuk upaya memperkenalkan serta melestarikan budaya tradisional Indonesia kepada generasi muda. Melalui pertunjukan ini, diharapkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat mempelajari nilai-nilai budaya, seni, dan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur sehingga kesenian Kuda Lumping dapat terus dijaga, dilestarikan, dan dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional agar budaya Nusantara semakin dikenal hingga ke tingkat global.

Reog Ponorogo

Pertunjukan Reog Ponorogo merupakan salah satu kesenian tradisional khas Ponorogo yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi simbol kekuatan, keberanian, serta kekayaan budaya Indonesia. Kesenian ini dikenal melalui pertunjukan tari tradisional yang dipadukan dengan musik khas serta penggunaan topeng Singa Barong yang ikonik dan memiliki nilai filosofi mendalam.

HIMAHI Budi Luhur University menghadirkan pertunjukan Reog Ponorogo sebagai bentuk upaya memperkenalkan serta melestarikan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda. Melalui pertunjukan ini, diharapkan masyarakat, khususnya mahasiswa, dapat mengenal dan mempelajari nilai-nilai budaya, sejarah, serta filosofi yang diwariskan oleh leluhur sehingga kesenian Reog Ponorogo tetap terjaga dan terus dilestarikan di tengah perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada masyarakat luas, termasuk mahasiswa internasional, agar budaya Indonesia semakin dikenal hingga ke tingkat global.